Profil Desa
Visi, misi, sejarah, dan profil wilayah Desa Panaikang.
Sejarah Desa
SEJARAH SINGKAT DESA PANAIKANG
Belanda telah mencatat dalam peta kuno tahun 1693 dimana Kerajaan Baringeng dicatat terletak antara dua Sungai yakni Sungai Baringeng dan Sungai Sanjai (Sekarang Sungai Tui). Regent Baringeng dibentuk dan dilantik oleh Belanda pada tahun 1860 yakni La Paseng Daeng Mallebbang Datu Tungkek na Baringeng. Menurut Matthes, seorang ahli bahasa dan sejarah Belanda yang mengunjungi Baringeng pada awal Oktober 1864 untuk penelitian bahasa dan sejarah mengatakan bahwa Baringeng pada awalnya berpusat di Panaikang. Baringeng saat itu masih dalam pengaruh kerajaan Gowa. Penyebutan Panaikang sendiri berasal dari bahasa Makassar yang berarti naik pada sebuah tempat yang sedikit lebih tinggi ataupun jauh. Maksudnya bisa saja naik ke darat dari perahunya karena orang-orang Gowa tersebut datang dengan perahu atau menuju ke sebuah tempat yang jauh dari pusat kerajaan Gowa.
Visi & Misi
"Menuju Desa Panaikang Yang Bermartabat, Sejahtera, dan Religius"
BERMARTABAT
Tetap mengedepankan pelayanan yang prima kepada masyarakat
Tetap menciptakan pemerintah Desa yang cepat tanggap terhadap keadaan dan aspirasi masyarakat dengan terjung langsung melihat kondisi masyarakat di seluruh wilayah Desa Panaikang
Meningkatkan kapasitas pengetahuan bagi perangkat Desa melalui pendidikan dan kesehatan
SEJAHTERA
Meningkatkan Pemberdayaan masyarakat melalui BUMDesa agar berhasil guna dalam mendukung kesejahteraan masyarakat
Meningkatkan sarana dan prasarana umum guna mendukung kelancaran perekonomian masyarakat
Koordinasi dan bekerja sama dengan semua unsur kelembagaan Desa, Lembaga sosial Politik supaya dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang meliputi bidang Ekonomi, Sosial, Kesehatan, Pariwisata, Budaya, Olahraga, Ketertiban, dan Keamanan Masyarakat
Pemerataan pembangunan fisik dan Non Fisik sehingga tidak akan terjadi kesenjangan sosial di seluruh masyarakat Desa Panaikang
RELIGIUS
Meningkatkan sarana dan prasarana tempat ibadah dan peningkatan kegiataan keagamaan guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta dalam membentuk Akhlakul karimah
Karakteristik Wilayah
Luas Wilayah
491.98
Ha
Populasi
2.071
Jiwa
Jumlah Dusun
4
4 RW / 12 RT
Topografi
Dataran Rendah
Wilayah